Feeds:
Pos
Komentar

Di tulisan sebelumnya “Kenapa Takut Menikah” ternyata banyak sekali yang menanggapi. Topik pernikahan dimana-mana memang topik paling rame diperbincangkan, iya kan? Tulisan tersebut bukan untuk menantang atau ngomporin supaya ‘nekat’ menyegerakan menikah tanpa persiapan tapi agar tidak menunda-nunda menikah dengan tetap mempersiapkannya dengan baik. Nach, tulisan kali ini untuk membahas masalah ini, supaya tidak asal bilang siap nikah tapi ternyata hanya sekedar ingin saja tanpa persiapan. Bismillah…

Mohon maaf kepada para pengunjung karena blog ini sudah lama tidak diisi kembali. Insya Allah Embun Tarbiyah akan diupdate kembali dan mohon dukungan dan partisipasi dari teman-teman. Memang tidak pantas rasanya menjadikan alasan berbagai macam kesibukan untuk tidak menulis, meskipun sarana amar ma’ruf nahi mungkar memang masih banyak yang lain. Tetapi dengan menulis subhanallah.. banyak sekali manfaatnya. Lanjut Baca »

Kenapa Takut Menikah

Menikah? Siapa Takut!! He…he… ternyata emang masih banyak koq yang takut menikah. Katanya sih sebagian besar di antaranya adalah para ikhwan. Katanya lho..belom tentu benar. Seringkali muncul pertanyaan dalam pembicaraan para akhwat, “Kenapa sih banyak ikhwan yang udah lulus, udah kerja tapi belum siap nikah, sedikit sekali ya ikhwan yang menyatakan siap nikah”🙂 Eit.. tapi ternyata ada juga lho para akhwat yang takut menikah tapi dengan alasan yang berbeda dengan para ikhwan. Sebenarnya kenapa sih mereka takut menikah?

Lanjut Baca »

Nahnu Kaum Amaliyun

Ikhwah Fillah…

Amal merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari iman. Imam Hasan Al Bashri menegaskan bahwa iman bukanlah angan-angan dan harapan hampa, akan tetapi ia adalah keyakinan yang mantap dalam hati dan dibuktikan dengan amal yang nyata. Bagi para aktivis da’wah amal islami adalah bukti intima (komitmen) pada da’wah, jamaah dan harokah. Tidak ada tempat di dalam jama’ah da’wah ini bagi orang-orang yang hanya ingin diakui sebagai orang-orang yang hanya ingin diakui sebagai anggota secara legal formal, apalagi bagi mereka yang sepi beraktivitas (baca:menganggur) bahkan hanya membebani jama’ah. Lanjut Baca »

Dikutip lagi dari buku Teladan Tarbiyah, masuk dalam bingkai Al-Fahmu.

Sejak usia belia Hasan Al Banna dikenal sebagai sosok orang yang pandai memecahkan masalah. Keberhimpunan pengikutnya dari berbagai latar belakang intelektual, ekonomi dan sosial membuktikan dengan jelas hal tersebut. Demikian pun ketika beberapa orang mencoba usil mengajukan pertanyaan dengan maksud ingin mengujinya, mencoba kemampuannya, atau bahkan ada yang ingin mempermalukannya. Lanjut Baca »

Cermin ketaatan sejati

Sudah satu bulan lebih pengepungan itu berlangsung, Pasukan Quraisy dan sekutunya yang mencapai puluhan ribu tersebut tetap bertahan di tempatnya, di seberang parit. Mereka tidak tahu harus berbuat apa. Inilah perang Khandak (parit), Lanjut Baca »

Istiqomah Pasca Lulus

Ada pertanyaan menarik dari seorang adik. ”Mbak, apakah kalo kerja itu ada peraturan untuk mendekin jilbab? Koq saya lihat banyak akhwat-akhwat yang setelah bekerja mereka memendekkkan jilbabnya, meskipun tetap nutup dada tapi jilbabnya jadi tambah pendek, ketat dan modis, jauh dari penampilan mereka ketika di kampus dulu.”

Ada yang mau menjawab? Lanjut Baca »